Tampilkan postingan dengan label travel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label travel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Juli 2014

Adakah yang sudah pernah menaiki kendaraan berlantai 2 ini? Warna merah menyala selain keunikannya berlantai dua tentu menarik perhatian.
Menurut hasil berselancar yang saya baca, ini referensinya http://news.metrotvnews.com/read/2014/04/17/231969/melihat-bandung-lebih-dekat-dengan-bandros, Bus bertingkat nan apik ini sumbangan dari Corporate Social Responsibility sebuah perusahaan telekomunikasi. Setiap pelancong yang datang ke Kota Kembang dapat menikmati Bandros secara gratis (sayangnya tidak beneran gratis, lho).

Ketika saya hendak naik, unik-unik nih masalah bayar. Pas di bawah di arahin sama penjual atau yang nawarin kuda katanya gratis. Pas mau naik, di bawah dekat naik ada yang bilang; lima belas, Neng. Terus, dua puluh, Neng. Aslinya pas naik bayarnya Rp 10.000,00. Demi mencoba sensasinya, naiklah saya mengikuti alur kendaraan ini berkeliling rute-rute tertentu di sekitar Bandung.

Ini rutenya: Taman Kandaga Puspa, Pusdai, Museum Geologi, Gedung Sate, Gedung Rektorat ITB, ITB, Kebun Binatang, Blossom, Taman Pasoepati, Gedung Telkom, SMAN 20 Bandung, sampai lagi di tempat awal.

Apalagi dalam ulasan referensi tersebut diberikan keterangan, untuk menikmati bus ini, pelancong cukup menunjukkan kuitansi atau bon transaksi yang dilakukannya di toko-toko di Bandung. Baik itu rumah makan atau toko baju (Factory Outlet).

"Bandros itu rencananya gratis tapi harus bawa kuitansi. Jadi turis yang sudah beli dan memberikan sumbangan ke Bandung dengan bukti kuitansi bisa naik gratis. Jadi beli di FO, distro, nunjukin bonnya bisa naik gratis," ucap pria yang akrab dipanggil Kang Emil itu.

Selain itu, bus wisata ini akan dilengkapi dengan fasilitas internet dan cemilan khas Bandung. Fasilitas dan bentuk bus yang disesuaikan dengan kota Bandung, dapat memberi pengalaman yang menyenangkan bagi pelancong.

"Iya, ada makanan dan wifi, kan sudah ada almarinya. Dan terbuka karena cuacanya nyaman. Kalau di Jakarta kalau terbuka seperti ini agak lengket ya," ujar Ridwan sembari tertawa.
 (Sayangnya, semua itu masih dalam kategori bohong, oh mungkin lebih halusnya belum terlaksana kali ya. Ya, siapa tahu saja dalam waktu dekat ini beneran terjadi.)
 
Pas naik di tengah rasanya sedikit pusing. Tapi di belakang karena terbuka enak bisa dadah-dadah ala turis. Ayo, coba. Banyak lho yang dari luar kota cuma untuk mencoba kendaraan sensasi kendaraan ini sampai berkali-kali. Saya jadi membatin, mencoba kok berkali-kali, wah jangan-jangan itu sih ketagihan namanya. :)
Dari penumpang yang tampaknya sering keluar negeri dan mendadak akrab dalam kendaraan bernama makanan khas Bandung ini, ia banyak bercerita tentang kemiripan Bandros dengan Trem. Sama kendaraan bernuansa klasik, katanya sambil terus melanjutkan obrolan. Iya yang dari luar kota sering ke luar negeri bilangnya serasa naik trem. Bedanya di Bandung tidak bisa berhenti di tempat tertentu, naik di situ, turun juga di situ. Ada juga kendaraan sejenis ini di Singapura, tapi punya tempat pemberhentian tertentu yang bisa membuat wisatawan menikmati keindahan beberapa tempat persinggahan di Singapura tanpa harus membayar sejumlah uang lagi untuk membeli tiket. Cukup menunjukkan stempel di tangan sebagai tanda tadi sudah naik itu kendaraan.
 Bagaimana? Ayo, siapa yang tertarik menumpang bus berjulukan seperti nama makanan ini, segeralah ke Bandung. Lokasi pemberhentian Bandros ini dekat dari Gedung Sate.

Senin, 26 Mei 2014

    Gunung batu anjing , merupakan sebuah bukit yang berukuran cukup kecil yang terdapat di kecamatan pameungpeuk kabupaten bandung.

Gunung ini meruapakan gunung yang indah pemandangannya serta mempumyai keunikan yaitu mempunyai batu berbentuk anjing serta batu berbentuk londok.Gunung ini terletak di desa langonsari dan desa bojongmanggu . dulunya gunung ini bernama gunung kerikil yang diambil dari kampung setempat yaitu kampung karikil.
 
Tapi, setelah lamanya gunung ini berada,gunung ini berubah namanya menjadi gunung batu anjing karena dahulu terdapat raja kaelingan yang melaggar janji untuk tidak berburu lagi . karena melanggar janji tersebut, sang raja pun diangkat ke langit oleh dewa dan hasil perburuannya serta alat perburuannya di kutuk menjadi batu.anjing di kutuk menjadi batu anjing,londok di kutuk menjadi batu londok,senjata di kutuk menjadi batu bedil.
   
batu yang di kutuk tersebut di letakkan di tempat yang berbeda beda,batu anjing dan batu londok di kutuk di puncak gunung , sedangkan batu bedil di kutuk di kaki gunung.

sekarang, saya mau bagi fotonya. Maaf photo nya sedikit,sebab saya waktu ke gunung lupa bawa kamera nya.....


           gambar di  atas merupakan batu bedil.



   gunung batu anjing dilihat dari desa langonsari

Jumat, 09 Mei 2014




kota bandung,merupakan kota paling bersejarah di indonesia.Keunikan kota bandung beragam.Mulai dari kota nya yang sejuk,kulinernya,sampai disebut sebagai kota paris van java.
berikut akan saya tampilkan keunikannya :

1. Sejuk dan dingin. Karena dikelilingi oleh pegunungan, Kota Bandung terasa sejuk dan dingin. Konon, dahulu Bandung merupakan danau purba yang besar, dikenal dengan sebutan ‘Danau Bandung’ atau ‘Situ Hiang.’ Sekitar 3.000 tahun yang lalu, danau ini mulai surut dan membentuk bentangan tataran yang luas, yang kini ditempatkan oleh Kota Bandung.

2.di juluki sebagai "PARIS VAN JAVA".,Karena mendapatkan julukan tersebut,kota bandung memiliki kesamaan dengan kota paris di prancis.contohnya adalah jika di paris memiliki menara eiffel,di bandung meiliki tugu bandung lautan api...
                           VS                     
lumayan mirip.....


3.kota bandung memiliki sejuta pesona kuliner yang murni dari kota bandung,misalnya surabi,gorengan,batagor.Kalo menurut saya BANDUNG itu memiliki singakatan kuliner yaitu
BA =  batagor
N   = Nasi goreng
D   = DODOL
U   =ULEN BAKAR
N   =NASI UDUK
G   =GORENGAN

4. Kota Belanja. Bandung dikenal sebagai kota tujuan Belanja. Pakaian dapat dibeli di factory outlet dan distro yang terdapat di sepanjang Jalan Dago dan Jalan RE Martadinata (Jalan Riau). Oleh-oleh bisa dibeli di Pasar Baru dan Pasar Kosambi. Berbagai model sepatu terdapat di Cibaduyut. Adapun tekstil dapat dibeli di Cigondewah. Bahkan,buku-buku dan majalah tua bisa dibeli di kawasan Cikapundung dan pasar buku Palasari, Buahbatu.

5.Kota pendidikan. Bandung merupakan kota pertama yang memiliki perguruan tinggi teknik di Indonesia, yaitu technische Hoogeschool yang sekarang berganti nama menjadi Institut Teknologi Bandung (ITB). Soekarno, presiden pertama Indonesia, pernah menempuh pendidikan di institut tersebut.
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!